Senin, April 27, 2015

Sekilas Pramuka Bifik



Permainan di sela-sela latihan Pramuka
Sebelum dibahas Pramuka Bifik kita bahas dulu about Pramuka. Pramuka kalaw denger kata ini tentunya gak asing lagi deh. Apalagi buat anak sekolahan. Eits, tapi kamu tahu gak apa sih Pramuka sebenarnya?? Pramuka itu merupakan singkatan lo, dari Praja Muda Karana yang berarti kaum muda (syabab) yang suka berkarya. Istilah Pramuka mulai resmi digunakan pada tahun 1961. Gerakan Pramuka sebenarnya sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dengan nama Kepanduan.

Kamu tahu gak? Istilah Pramuka itu  cuman digunakan di Indonesia doang, kalo di dunia, Pramuka disebut Scout A.K.A Scouting atau Scout Movement ini bertujuan untuk pengembangan para pemuda secara fisik, mental dan spiritual.

Asal mulanya, Pramuka di dunia mulai ada sejak 25 Juli 1907 yang di bentuk oleh Lord Boden powell (1857-1941) yang saat itu sebagai Letjen tentara Inggris. Untuk pertama kalinya mengadakan perkemahan Pramuka di pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari. Kemudian pada tahun1908 Boden powell menulis buku tentang prinsip dasar kepramukaan yakni, “Scouting for Boys”. Kamu tahu artinya? Kalo gak tahu nilai English nya ta kurangi nih. Secara Internasional tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai hari Pramuka.

Berdasarkan Resolusi Konferensi Kepanduan Sedunia tahun 1924 yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark, bahwa kepanduan di dunia harus memiliki tiga sifat. Salah satunya Internasional. Dikatakan internasional, karena organisasi kepanduan di negara manapun di dunia ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama pandu dan sesama manusia, tanpa membedakan kepercayaan agama, golongan, tingkat, suku dan bangsa. Alih-alih ingin menghargai manusia satu sama lain, pernyataan ini malah lebih menjurus kepada paham Pluralisme Agama layaknya sekte theosofi Yahudi yang berikrar bahwa kebenaran lebih tinggi dari pada agama.
Perlu kamu tahu ya, Boden Powell sendiri adalah seorang komunis yang mana tidak meyakini sang pencipta alias Tuhan. Nah loh? Maka itu, diawal pertumbuhannya, gerakan kepanduan sarat dengan simbol swastika (Nazisme). Menurut penulis biografi Michael Rosenthal, latar belakang Powell menggunakan lambang swastika adalah sebagai tanda terima kasih Gerakan Kepanduan karena ia tergolong simpatisan Nazi. Nazi ini merupakan suatu Partai Sosialis Nasional pimpinan Adolf Hitler pada tahun 1910-1945.

Pramuka: Antara Hadhoroh dan Madaniyah

Trus kalo gitu kita gak boleh Pramuka dong? Tapi kan dalam Kurtilas (Kurikulum 2013) harus ada Pramuka di setiap sekolah karena termasuk ekskul wajib? Calm bro, penulis mau jelasin nih. Pertama-tama kita harus tahu pramuka asal mulanya, yang pasti Pramuka bukan berasal dari Islam. Setuju? Pasti setuju. Kemudian kita harus paham juga bahwa pramuka ini termasuk Hadhoroh atau Madaniyah. Ngomong-ngomong Hadhoroh dan Madaniyah apa sih? Tentu bukan makanan sejenis seublak original atau pedas tuh. Waduh penulis jadi lapar. Mulai lapar, mulai lapar. Dah ah, kembali ke ... bahasan. Hadhoroh itu merupakan sekumpulan mafahim (ide yang dianut dan mempunyai fakta) tentang kehidupan. Hadhoroh sendiri bersifat Khas, terkait dengan pandangan hidup. Sedangkan madaniyah adalah bentuk-bentuk fisik dari benda-benda yang terindera yang digunakan dalam berbagai aspek kehidupan. Dan madaniyah bisa bersifat khas, bisa pula bersifat umum untuk seluruh umat manusia. Bentuk-bentuk madaniyah yang dihasilkan hari hadhoroh, seperti patung, lambang burung garuda, Fleur de lis yang dipakai dalam scout, termasuk madaniyah yang bersifat khas. Sedangkan bentuk-bentuk madaniyah yang menjadi kemajuan sains dan perkembangan teknologi/industri tergolong madaniyah yang bersifat umum, milik seluruh umat manusia. Madaniyah seperti ini bukan milik umat tertentu, tetapi bersifat universal. (Lebih jelas bisa cek Kitab Nidzomul islam bab Hadhoroh Islam hlm 99, 2009)

Pramuka memang bukan berasal dari Islam, dan bagi kita perlu untuk memfilter itu. Mana yang layak diambil dan mana yang tidak boleh. Ide Pluralisme yang ada pada kepanduan, simbol Fleur de lis yang juga di pakai Knights Templar (Poor knights of Christ) dikerajaan Inggris, merupakan Hadhoroh sekaligus madaniyah yang bersifat khas. Coz, berkaitan dengan pandangan hidup Komunis n kaum Ibrani. Ini masalah aqidah. Berarti kita Kaum Muslim dilarang mengamalkannya. Bila mana Hadhoroh Islam barulah kita boleh amalkan.

Dan dalam Pramuka juga diajarkan solidaritas, tolong-menolong, disiplin dan karakter sejenisnya ini boleh diamalkan. Tak ketinggalan, semacam semapur, tali temali, PBB (pasukan baris berbaris) itu semua boleh karena bersifat umum. Selama itu kebaikan, why not? Pernah denger yang begini?

“Undzur ma qola wala tandzur man qola”
Ali bin Abi Tholib

Laskar Pramuka SDIT Binaul Fikri

Asiknya eksperimen menjatuhkan telur  dengan balon
Pada bulan Maret kemarin SDIT Binaul Fikri baru memulai latihan Pramuka. walau masih baru, siswa-siswi terlihat antusias mengikuti pelatihan. Sementara latihan diikuti oleh kelas 4 dan 5 saja. Kelas 6  tidak ikut karena difokuskan untuk menghadapi Ujian yang Insha Alloh akan diselenggarakan bulan Mei nanti. Pembina sekaligus pelatih pramukanya adalah Bapak Asep Puji Syukur dan Abi Reza, katanya sih gak mau dipanggil bapak. Usut punya usut takut ada siswa yang nanya, “bapak mana, bapak mana? Di Jonggol”. Lagian kalau bahasa Arab lebih mulia kata Abi Reza. Kegiatan latihan sendiri biasanya hari Jum’at di mulai jam 13.00 s/d 14.00 (kalau gak ngaret itu juga) kadang anak-anak suka ngaret. Itulah jam Indo. Untungnya pada ikut latihan Pramuka jadi bisa dilatih tentang kedisiplinan nantinya. Kegiatan latihannya seru bingits, ada yel-yel, ikrar Pramuka Bifik, Eksperimen, Permainan yang asyik ampe bikin ngakak dan lain-lain. Bagi siswa kelas 4 dan 5 yang belum latihan ayo ikut latihan. Insha Alloh bikin galau jadi hilang dan tentunya nambah wawasan.



0 komentar:

Posting Komentar

Setiap Komentar yang bersifat membangun tentu sangat kami harapkan